DANA ALOKASI KHUSUS RAWAN MONOPOLI

Program Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan meliputi dua komponen utama, yaitu rehabilitasi fisik sekolah (rehabilitasi gedung, pengadaan/rehabilitasi kamar mandi dan WC, pengadaan mebeler ruang kelas, lemari perpustakaan, dan rehabilitasi rumah dinas penjaga/guru/kepala) dan pengadaan sarana pendidikan dan perpustakaan (alat peraga pendidikan, buku pengayaan, buku referensi, dan sarana multimedia). DAK diharapkan dapat membantu percepatan pelaksanaan program wajar 9 tahun yang bermutu.

Program DAK adalah swakelola, dalam artian sekolah penerima DAK diberi kebebasan seluas-luasnya untuk menentukan pelaksanaannya baik rehabilitasi sekolah maupun pengadaan sarana pendidikan. Akan tetapi dalam proses pelaksanaannya banyak terjadi penyelewengan-penyelewengan (dengan indikasi banyaknya kasus yang mencuat masalah DAK di beberapa Kabupaten), dan yang paling banyak adalah sistem monopoli pengadaan barang. Banyak diberitakan bahwa sekolah kurang mampu untuk mengurus DAK, kurang mandiri, mereka masih sangat tergantung sama Dinas P dan K, adalah sekedar alasan yang dibuat untuk legalitas dari proses monopoli tersebut.

Dari berbagai kasus yang ada, perlu lebih intensnya para pengamat, pemerhati, LSM pendidikan yang diharapkan mampu menekan monopoli yang terjadi dalam program DAK ini.


5 Responses to “DANA ALOKASI KHUSUS RAWAN MONOPOLI”

  1. djunaedird Says:

    Memang, di mana ada proyek yang menjadi tempat berkumpulnya rupiah, selalu rawan terhadap penyelewengan. Jadi memang perlu diawasi.😛

  2. heris man ed Says:

    DAK = Masa Panen Pejabat pemerintah Daerah

  3. ubaidillah Says:

    DAK Bidang pendidikan adalah dimulai dari penyusunan spesifikasi teknis antara tmn2 di dirjen dikdas dengan tmn mitra pengadaan, trus akan dinikmati 1) tmn2 Walikota/Bupati 2) DPRRI, DPRD TK II 3) Kepala Dinas Pendidikan 4) Kasubdindikdas 5)LSM 6)Tmn2 Kajati 7) Dan Lain2 yg pengen minta kue DAK silakan mumpung taon 2009 dana akan lebih besar lagi

  4. suswanto Says:

    oke saya tunggu kue DAKnya………………..

  5. andi latando Says:

    dalam pantauan saya sebagai wartawan yang sering meliput mengenai masalah dak ini,hanya dimampaatkan oleh oknum dinas pendidikan kabupaten/kota.karena melihat hasil yang ada semuanya rekayasa baik dalam bentuk laporan dan kegiatan semua rekayasa.kalau kita pandai melihat dari mulai photo 0% sampai 100% semua tidak memenuhi dari anggaran yang diterima,bahkan ada juga kepala sekolah mengatakan diwajibkan menyetor 20% dari anggaran dak yang diterima sekolah kepihak oknum dinas p&k setempat.bahkan lebih patal lagi karena bawasda/bpk/kejaksaandan lsm ikut menikmati hasil dak ini.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: