Keluhan Listrik

Jaringan listrik di wilayah Mojolaban baru saja diganti dengan yang kabel baru dan penempatan yang baru, yang semula kabel masuk dalam rumah sekarang diganti di luar rumah. Program yang dilakukan ini memang kurang sosialisasi ke masyarakat sehingga banyak yang bertanya akan segi keamanan kabel yang di luar dan kabel yang ada di dalam rumah juga diminta oleh petugas pengganti kabel (padahal itu khan sudah menjadi hak pemilik rumah).

Selain penggantian kabel, pemasangan listrik baru yang sekarang juga berkendala, ada diantara meteran yang sudah dimatikan saklarnya akan tetapi meteran tetap jalan. Setelah ada pengajuan gangguan, dari pihak PLN mengirimkan petugas untuk mengecek meterannya dan dalam 1 bulan hanya 1 meter yang kira2 tambahan kebocorannya hanya 500 rupiah, dan untuk menadi normal katanya harus bayar lagi sekitar Rp. 500.000,- untuk mengganti meterannya, padahal belum ada satu bulan pasang. Bukan nilai kebocoran yang Rp. 500,-nya akan tetapi kinerja rekanan PLN dan PLN sendiri yang harus dipertanyakan.

Sebagai suatu badan usaha yang menguasai hajat hidup orang banyak kenapa pelayanan yang diberikan hanya seadanya, tidak profesional dalam kerjanya. Kalau masih berdalih itu sudah diserahkan pada rekanan, kenapa rekanan yang tidak profesional harus bisa ikut dalam kerja PLN itu sendiri, jangan-jangan memang ada kesepakatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: