Hati yang luka

Ku diam bukan bermaksud menyakiti hatimu

Hanya rasa tidak terima atas segala tingkah lakumu

Ku akan berdiam sampai engkau tahu apa yang kurasa

janganlah engkau hanya bisa menuntut

tanpa melihat siapa aku, siapa kamu, siapa mereka

Jangan pernah bilang bahwa aku lebih menikmati bersama mereka

yang seakan tiada pernah peduli pada dirimu

bila kau masih mau berfikir tanpa mendahulukan egomu

engkau akan tahu betapa sesungguhnya aku masih teman setiamu

6 Responses to “Hati yang luka”

  1. astuti Says:

    wah sakit hati nih ye….

  2. monica Says:

    Wuihh….medeni le…nesune sangar, buat siapa tuh….?
    Ndang rabi wae bos, ben tambah mumet, hahaha

  3. mijo K-228 Says:

    Zeng sampe saiki durung payu to le, rupamu si rupo cino, tapi ora duwe toko ha ha ha ha

  4. azn Says:

    he… he….
    besok aku kabari kang

  5. titik K353 Says:

    betul kata mas mijo (bukannya aku menambah deritamu, kawan…tapi itu nyata adanya hahaha)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: