SERTIFIKASI GURU NON PNS

Masih terngiang di telinga kita tentang sertifikasi, yang harapan akhirnya dapat menaikkan pendapatan untuk mencukupi kebutuhan para guru. Sertifikasi guru bukan hanya dikhususkan untuk PNS, melainkan semua guru yang artinya Guru non PNS juga berhak mendapatkan tunjangan profesi yang besarnya satu kali gaji pokok. Bagaimana teknisnya?
Berikut ini penjelasan Kepala Bidang PTK Dinas Pendidlkan Kabupaten Rembang Drs Dandung Dwi Sucahyo dalam wawancara dengan ]atengnewaroom Kontributor Rembang di ruang kerjanya kemarin.
Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Drs Dandung Dwi Sucahyo mengatakan Menteri Pendidikan Nasional mengeluarkan peraturan untuk menyetarakan kedudukan guru non-PNS dengan guru PNS. Dalam Peraturan Mendiknas No. 47 Tahun 2007 tentang Penetapan Inpassing Jabatan Fungsional Guru bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kreditnya, kedudukan guru non – PNS disetarakan dengan kedudukan guru PNS sesuai dengan pendidikan dan lama mengajar.
Menurut Dandung berdasarkan Permendiknas tersebut, penetapan impasing jabatan fungsional guru bukan PNS dan angka kreditnya ditetapkan berdasarkan kualifikasi akademik dan masa kerja, dihitung mulai dari pengangkatan atau penugasan pertama sebagai guru bukan PNS pada satuan pendidikan setelah guru yang bersangkutan memperoleh sertikat pendidik.
“Misalnya kalau pendidikannya S-1 dengan lama mengajar lebih besar dari 14 tahun, dengan perhitungan PAK 200 disetarakan dengan dengan jabatan guru dewasa atau golongan penata (1IIc). Jadi, guru tidak perlu khawatir kalaupun tidak menjadi guru PNS. Sebab, guru yang statusnya bukan PNS pun bisa mendapatkan hak tunjangan profesi yang sama seperti halnya yang diperoleh guru PNS,” katanya.
Saat ditanya kendala apa yang dihadapi, diakui Dandung, salah satu kendala yang dihadapi dalam pengajuan sertifikasi bagi guru bukan PNS yaitu selama ini Sebagian guru bukan PNS tidak memiliki SK guru dan sebagian yayasan tidak secara tertib mengelola kelembagaan yayasan. Untuk itu pihaknya telah melakukan sosialisas( kepada pimpinan lembaga maupun kepala sekolah yang memiliki guru non PNS untuk segera membenahinya. (Kontributor Rembang- AVID*shn)

About these ads

2 Responses to “SERTIFIKASI GURU NON PNS”

  1. SrI Indajawati Says:

    Benar yang dikatakan P. Dandung bahwa Yayasan tidak pernah / jarang mengeluarkan SK guru Tetap Yayasan, karena mungkin yayasan merasa kawatir kalau guru yang sudah diberi SK Guru Tetap, nanti minta hak-haknya (terutama yang berkaitan dengan finansial) dipenuhi

  2. paryfish Says:

    Sry@ Replays
    Ah gak juga, q g minta jatah macem2.
    Eh.. malah sekarang jam q dikurangi, karena guru pns sertifikasi harus ngajar 24 jam.
    Tp udh jd kebijakan mo gimana lg.
    Rakyat seperti saya hanya bisa mengeluh.
    dah usaha mutar-mutar tetep g bisa.
    saya cuma ingin dapat penghasilan tuk membina rumah tangga kelak.
    apa itu salah????


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: